Subuh di Jalur Dua: Spirit Ramadan Rumah Baca Yussuf di Masjid Airan Raya

Bandar Lampung, 19 Februari 2026. Ramadan adalah perjalanan. Bukan hanya perjalanan waktu menuju magrib dan sahur, tetapi juga perjalanan hati dari satu masjid ke masjid lainnya. Dalam semangat itu, Rumah Baca Yussuf kembali melangkah melalui program Keliling Masjid Ramadan, dan kali ini singgah menunaikan salat Subuh di Masjid Raya Airan yang megah dan luas di jalur dua Korpri.

Masjid yang secara resmi dikenal sebagai Masjid Airan Raya ini berdiri kokoh di Jalan Jalur Dua Korpri (Jl. Airan Raya), Way Huwi di perbatasan Sukarame, Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Letaknya yang strategis menjadikannya salah satu titik persinggahan ibadah favorit bagi musafir, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.

Masjid ini dibangun atas prakarsa keluarga besar pengusaha M. Iqbal, bekerja sama dengan mantan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Pembangunannya berjalan beriringan dengan berdirinya Rumah Sakit Airan Raya, sebagai fasilitas penunjang ibadah bagi keluarga pasien, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum.

Proses pengembangan kawasan Airan Raya dimulai sekitar tahun 2015, dan rumah sakitnya diresmikan pada 8 Agustus 2019. Seiring berkembangnya kawasan permukiman dan akses menuju kampus Institut Teknologi Sumatera, masjid ini pun semakin hidup oleh denyut aktivitas jamaah, terutama pada waktu-waktu salat fardu dan momentum Ramadan.

Secara arsitektur, Masjid Airan Raya mengusung desain modern minimalis dengan dominasi warna putih dan ruang terbuka yang luas. Bangunannya dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal di tengah cuaca Lampung yang cukup terik. Saat fajar menyingsing, cahaya lembut matahari menyapu halaman masjid, menghadirkan suasana teduh dan syahdu bagi jamaah Subuh.

Bagi Rumah Baca Yussuf, singgah Subuh di masjid ini bukan sekadar ibadah rutin. Ia menjadi ruang refleksi bahwa masjid adalah pusat peradaban tempat bertemunya ilmu, iman, dan kemanusiaan. Di antara saf-saf yang rapi dan doa yang terpanjat selepas salat, terasa bahwa Ramadan mengajarkan pentingnya memperluas langkah kebaikan.
Program Keliling Masjid Ramadan menjadi ikhtiar kecil untuk merawat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan meneguhkan bahwa literasi tidak hanya tumbuh di ruang baca, tetapi juga di ruang ibadah. Dari Masjid Airan Raya,  memberikan pesan bahwa Rumah Baca Yussuf mendapatkan semangat Subuh yang jernih, harapan yang baru, dan komitmen untuk terus menebar cahaya ilmu di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *