Oleh Aan Frimadona Roza, Pengurus ICMI Korda Way Kanan Anggota Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM
Peluncuran Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Pemerintah Kabupaten Way Kanan adalah langkah strategis yang layak diapresiasi. Program ini menyasar siswa SD, SMP, hingga SMA, dengan layanan pemeriksaan langsung di sekolah oleh tim kesehatan puskesmas setempat. Model jemput bola ini bukan hanya efisien, tetapi juga memastikan tidak ada anak yang terlewat dari pantauan kesehatan.
Pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, hingga deteksi dini potensi masalah kesehatan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan sejumlah siswa dengan kendala kesehatan seperti kadar gula tinggi, hemoglobin rendah, atau gangguan penglihatan. Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya pemeriksaan rutin, karena banyak masalah kesehatan yang tidak terdeteksi hanya dari penampilan luar.
Program ini sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto tentang pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah. Lebih dari sekadar kebijakan pusat, CKG menjadi upaya daerah memastikan generasi penerus memiliki kondisi fisik yang prima untuk belajar dan berkembang.
Namun, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya siswa yang diperiksa, tetapi juga dari tindak lanjutnya. Informasi hasil pemeriksaan harus sampai ke orang tua, dan puskesmas perlu memantau perkembangan kesehatan anak-anak yang ditemukan bermasalah. Edukasi tentang gizi, pola makan, dan gaya hidup sehat juga perlu berjalan beriringan, sehingga pencegahan menjadi budaya, bukan sekadar program sesaat.
Way Kanan telah memulai langkah besar. Tugas kita bersama adalah memastikan program ini berkelanjutan dan merata, agar setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat dan siap menghadapi masa depan dengan penuh potensi. Karena kesehatan anak hari ini adalah modal terbesar bagi kemajuan daerah esok hari.
