Puisi 1 Muharram 1447 Hijriah

Muharram, Jejak Hijrah

Muharam, bulan mulia
Mengetuk hati untuk bertanya:
“Sudahkah kita benar-benar hijrah?”

Hijrah bukan hanya langkah berlari,
Tapi pergi dari gelap ke cahaya Ilahi.
Bukan juga sekadar angka berganti,
Tapi hati yang ingin lebih berarti.

Selamat datang Muharram
Datang membawa harapan
Menuntun langkah ke jalan kebaikan
Sambut terang dengan cinta dan doa.



Malam Satu Suro

Malam sunyi tanpa suara,
Langit berselimut aura sukma,
Satu Suro dalam keheningan.
bukan sekadar malam biasa,
Adalah waktu sakral penuh tanya,
Kala jiwa berkaca pada dosa,
Ritual lama, doa dibaca
Merenung hidup dan segala fana.
Mengantar harap pada Yang Esa.
Menuntun hati agar lebih peka,
Di antara gelap, nur bersinar,
Satu Suro, awal yang benar.

Aan Frimadona Roza, Pengelola Rumah Baca Yussuf Baradatu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *