Pelita HIidupku
Di bawah teduh rindang kasihmu,
Dan di hangat genggaman teguhmu,
Aku belajar berjalan meniti hari,
Dengan cahaya doa yang kau sematkan di dahi.
Peluhmu, Ayah, adalah hujan kehidupan,
Mengalir ke ladang mimpi yang kau tanamkan padaku,
Dan senyummu, Ibu, adalah matahari pagi,
Menyapu gelap di hati yang rapuh.
Tiap langkahku menapak bumi,
Ada jejak pengorbanan yang tak terhitung,
Tersulam dari sabar, tangis, dan rindu,
Yang tak pernah kau tagih kembali.
Waktu mengajarkanku arti pulang,
Bahwa rumah sejati adalah dekapanmu,
Dan doa yang mengalun setiap malam
Menjadi pagar bagi lelahku.
Aku ingin menjadi anak yang kau banggakan,
Menyulam bakti di setiap nafasku,
Membasuh kakimu dengan syukur,
Mengganti letihmu dengan senyum.
Jika esok aku terbang tinggi,
Sayapku adalah restu kalian,
Dan hatiku tetap tertambat di pangkuanmu,
Menjadi cerita indah yang kau simpan selamanya.
Sebab bakti ini, Ayah, Ibu, takkan pernah selesai.
_________
Puisi Amanto S Powell
