Baradatu, 24 Agustus 2025. Rumah Baca Yussuf menggelar kegiatan edukasi sekaligus wisata literasi dengan mengunjungi Museum Lampung dan Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Pada 21 Agustus 2025 .
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus rumah baca yussuf (RBY) dan Ownernya Ajo Yussuf, dengan tujuan memperluas wawasan sejarah, budaya, sekaligus menumbuhkan minat baca generasi muda.
Rumah Baca Yussuf, dalam kunjungannya memiliki kesan bahwa berkunjung kedua tempat tersebut ini bukan sekadar jalan-jalan, melainkan bagian dari proses belajar yang menyenangkan. Kami ingin anak-anak mengenal warisan budaya Lampung melalui museum, sekaligus semakin akrab dengan buku melalui perpustakaan. Belajar itu tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga dengan melihat langsung peninggalan sejarah dan sumber ilmu pengetahuan.
Selama kunjungan, Pengurus terlihat antusias menyimak penjelasan pemandu museum tentang koleksi Lampung kuno, mulai dari rumah adat, pakaian tradisional, hingga alat-alat pertanian dan senjata khas. Tak kalah menarik, mereka juga berkesempatan membaca berbagai buku cerita anak, ensiklopedia, hingga literatur umum di Perpustakaan Lampung.
Profil Museum Lampung
Museum Lampung adalah museum pertama dan terbesar di Provinsi Lampung, diresmikan pada 24 September 1988. Lokasinya yang strategis di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam membuat museum ini mudah dijangkau masyarakat maupun wisatawan.
Di dalamnya tersimpan lebih dari 4.700 koleksi, mulai dari benda-benda prasejarah, etnografi, keramik kuno, hingga koleksi tradisional masyarakat Lampung.
Beberapa koleksi unggulan antara lain:
√ Replika rumah adat Nuwo Sesat.
√ Koleksi tapis Lampung (kain tenun tradisional dengan benang emas).
√ Fosil gading gajah purba yang berusia ribuan tahun.
√ Senjata tradisional seperti badik dan tombak.
Selain sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, Museum Lampung juga sering mengadakan pameran temporer, workshop budaya, hingga program edukasi untuk pelajar.
Profil Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung
Tak jauh dari Museum Lampung, berdiri megah Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Gedung modern ini menjadi pusat literasi dan pendidikan masyarakat Lampung.
Perpustakaan ini menyediakan berbagai layanan:
√ Koleksi buku ribuan judul dari berbagai bidang ilmu, termasuk literatur lokal Lampung.
√ Layanan anak dengan ruang baca nyaman, lengkap dengan buku cerita bergambar dan fasilitas edukatif.
√ Ruang multimedia yang menyediakan akses komputer dan internet untuk mendukung pembelajaran digital.
√ Ruang diskusi dan seminar yang sering digunakan pelajar, mahasiswa, hingga komunitas literasi.
Perpustakaan Lampung bukan hanya tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar interaktif yang menghubungkan masyarakat dengan ilmu pengetahuan modern maupun kearifan lokal.
Belajar Menyenangkan, Mari Berkunjung!
Kunjungan Rumah Baca Yussuf ke Museum Lampung dan Perpustakaan Lampung menunjukkan bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, termasuk melalui wisata literasi.
Museum memberi pengalaman visual dan sejarah yang berharga, sementara perpustakaan memperluas cakrawala ilmu pengetahuan tanpa batas.
Masyarakat, khususnya pelajar dan keluarga, sangat dianjurkan untuk berkunjung. Selain tiket masuk museum yang terjangkau, fasilitas perpustakaan pun terbuka luas untuk umum.
Mari jadikan Museum Lampung dan Perpustakaan Lampung sebagai tujuan belajar sekaligus rekreasi yang bermanfaat bagi generasi penerus.
Rumah Baca Yussuf Berkunjung ke Museum dan Perpustakaan Lampung
