Kenduri Literasi 2025: Agit Yogi Subandi Ajarkan Seni Menghidupkan Puisi di Way Tuba

Way Tuba, Lampung, 28 September 2025. Kenduri Literasi 2025 yang digelar oleh Pustaka Net Kampung Ramsai pada 28 September 2025, sukses menghidupkan semangat literasi di Kampung Ramsai, Kecamatan Way Tuba. Acara ini merupakan bagian dari program Bantuan Pemerintah (Bapem) 2025 dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikbudristek. Dengan tema “Mengeratkan Silaturahmi, Menguatkan Literasi,” Kenduri Literasi menghadirkan dua narasumber, yaitu Ainun Markhamah yang berbagi tentang seni mendongeng dan Agit Yogi Subandi yang memberikan materi tentang cara menghidupkan puisi.

Menurut Agit Yogi Subandi Puisi itu Harus Dihidupkan dengan Ekspresi Dalam sesinya, Agit Yogi Subandi, seorang sastrawan muda dan pegiat literasi dari Bandar Lampung, menekankan bahwa membaca puisi bukan hanya sekadar melafalkan kata-kata. Lebih dari itu, membaca puisi adalah tentang menghidupkan teks melalui suara, intonasi, ekspresi, dan penghayatan makna yang mendalam.

“Membaca puisi adalah perpaduan antara pemahaman isi dan teknik vokal. Puisi bisa sampai ke hati pembaca jika dibacakan dengan intonasi, ekspresi, dan penghayatan yang tepat,” ujar Agit. Ia juga membagikan teknik dasar membaca puisi yang dapat dipraktikkan oleh semua peserta, antara lain: 1. Sikap tubuh yang tegap untuk menunjukkan kepercayaan diri.​2. Kontak mata dengan audiens agar terjalin komunikasi yang baik.​3. Variasi intonasi agar tidak monoton.​4. Tempo yang disesuaikan dengan isi puisi.​5. Gestur seperlunya untuk memperkuat penghayatan.

Sesi ini berlangsung interaktif dan penuh kegembiraan. Para peserta, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak antusias mencoba teknik membaca puisi dengan bimbingan langsung dari Agit. Profil Singkat Agit Yogi Subandi Agit Yogi Subandi dikenal aktif membina komunitas seni dan literasi, khususnya dalam bidang puisi, teater, dan membaca kreatif. Ia sering diundang sebagai pemateri di berbagai pelatihan, workshop, dan festival literasi di Lampung dan luar daerah. Dengan latar belakang yang kuat di bidang seni pertunjukan, Agit terus mengkampanyekan pentingnya membaca puisi sebagai sarana membangun kecerdasan emosional, melatih keberanian, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap sastra Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *