Way Kanan, 30 September 2025. Semenjak Rumah Baca Yusuf (RBY) menerima bantuan 1.000 eksemplar buku dan satu lemari dari Perpustakaan Nasional RI, geliat literasi di sudut kampung ini semakin terasa nyata. Kini, sudah ada 50 orang yang resmi membuat kartu anggota perpustakaan RBY.Uniknya, pembuatan kartu anggota dilakukan secara gratis. Kartu ini sekaligus berfungsi sebagai kartu peminjaman buku, sehingga memudahkan anak-anak yang ingin membawa pulang bacaan dari perpustakaan.
Mayoritas anggota baru adalah anak-anak sekolah dasar. Dengan wajah penuh semangat, mereka datang mendaftar, lalu pulang dengan kartu kecil yang membuka pintu ke dunia bacaan luas. Dari catatan daftar sirkulasi, sudah ada 58 kali transaksi peminjaman tercatat, menunjukkan antusiasme yang semakin tumbuh.
Buku cerita Islami menjadi favorit utama. Kisah para nabi, cerita hikmah, hingga dongeng penuh nilai moral, menjadi bacaan yang paling banyak dipinjam dan dikisahkan kembali di rumah.“Alhamdulillah, anak-anak semakin rajin datang. Mereka bukan hanya membaca, tapi juga belajar meminjam dan mengembalikan dengan tertib,” ujar Dede salah satu pengelola RBY.
Rumah Baca Yusuf kini bukan sekadar ruang menyimpan buku, melainkan juga tempat belajar hidup dengan tertib, disiplin, dan berani bermimpi. Dari kartu gratis sederhana itu, lahir sebuah gerakan kecil yang bisa menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.
