Generasi Melek Demokrasi dan Teknologi: UPT SMPN 7 Banjit Gelar Pilkatos Digital

Oleh Aan Frimadona Roza Guru di SMPN 7 Banjit Kabupaten Way Kanan

Suasana berbeda terasa di lingkungan UPT SMPN 7 Banjit pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025. Aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan pembelajaran kini dipenuhi semangat demokrasi para siswa. Hari itu, sekolah menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilkatos) dengan cara yang tidak biasa, yakni menggunakan sistem digital atau e-voting.

Langkah inovatif ini menjadikan SMPN 7 Banjit sebagai salah satu sekolah di Kabupaten Way Kanan yang menerapkan pemilihan berbasis teknologi informasi. Tak hanya sekadar ajang memilih pemimpin siswa, Pilkatos digital ini juga menjadi wadah pembelajaran langsung tentang demokrasi dan literasi digital.

Tahapan Demokrasi yang Seru dan Edukatif

Rangkaian kegiatan Pilkatos dimulai sejak awal Oktober. Prosesnya berlangsung menarik mulai dari kampanye kelas, kampanye akbar di lapangan sekolah, hingga debat terbuka antar kandidat. Setiap pasangan calon memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka di hadapan siswa dan dewan panelis. Siswa pun antusias mengikuti setiap tahap, menilai kemampuan calon pemimpin mereka dengan semangat yang tinggi.

“Tahun ini kami melaksanakan pemilihan secara virtual menggunakan laptop yang sudah disediakan di bilik suara. Prosesnya lebih cepat, aman, dan transparan,”
ujar Romdoni Putra, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.

Hasil yang Transparan dan Membanggakan

Hasil perhitungan suara digital yang diumumkan sore hari berlangsung cepat dan transparan. Dari empat pasangan calon, Nindi Livia dan Inka (pasangan nomor urut 4) berhasil meraih kemenangan telak dengan 57% suara. Tiga pasangan lain masing-masing memperoleh: Khoirul–Radhela (18,1%), Anindya N–Rakan (11,4%), dan Luthvia–Okta (13,4%). Dengan demikian, Nindi dan Inka resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS UPT SMPN 7 Banjit periode 2025/2026.

Belajar Demokrasi, Beradaptasi dengan Teknologi

Bagi UPT SMPN 7 Banjit pelaksanaan Pilkatos digital ini bukan hanya sekadar inovasi teknis, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan literasi digital bagi siswa.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini sekaligus membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Anak-anak perlu belajar bagaimana memilih dengan bijak dan jujur, serta memahami makna kepemimpinan di era digital,” jelas Andre Iwais, Pembina OSIS UPT SMPN 7 Banjit.

Pilkatos berbasis e-voting ini menjadi simbol nyata bagaimana sekolah UPT SMPN 7 Banjit terus berinovasi dalam mewujudkan visi sekolah: agamis, berbudaya, dan cerdas.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang proses pemilihan, tetapi juga tentang tanggung jawab, transparansi, dan pemanfaatan teknologi secara positif.

Menyiapkan Pemimpin Muda Masa Depan

Kemenangan Nindi dan Inka menjadi awal perjalanan baru bagi OSIS SMPN 7 Banjit. Dengan semangat kolaboratif dan ide-ide kreatif, keduanya diharapkan mampu membawa OSIS lebih aktif, inklusif, dan inspiratif.

Dengan Pilkatos digital ini, SMPN 7 Banjit membuktikan bahwa demokrasi bisa berjalan seiring dengan kemajuan teknologi.
Sebuah langkah kecil dari sekolah di Banjit, namun bermakna besar dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, jujur, dan melek teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *