Suasana senja di Camp Taruna, Kampung Umpu Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa (3/3/2026), menghadirkan lebih dari sekadar kebersamaan berbuka puasa. Dalam silaturahmi yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Way Kanan, muncul catatan penting sebagai masukan positif bagi penguatan komunikasi publik di Kabupaten Way Kanan.
Masukan tersebut disampaikan oleh Ketua ICMI Orda Way Kanan, Raden Adipati Surya. Ia menekankan bahwa di era digital saat ini, media sosial milik pemerintah daerah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) perlu bertransformasi menjadi ruang dialog yang aktif, bukan sekadar etalase kegiatan seremonial.
Platform digital pemerintah diharapkan tidak hanya memuat dokumentasi agenda, tetapi juga membuka interaksi yang responsif terhadap pertanyaan, aspirasi, maupun keluhan masyarakat. Media sosial semestinya menjadi corong komunikasi dua arah yang menghadirkan kehangatan dan kedekatan antara pemerintah dan warga.
Lebih jauh, keterbukaan informasi dipandang sebagai fondasi kepercayaan publik. Pemerintah tidak hanya menyampaikan apa yang telah dilakukan, tetapi juga rencana ke depan serta tantangan yang dihadapi. Kejujuran mengenai hambatan justru dapat memperkuat legitimasi dan dukungan masyarakat.
Bahasa komunikasi juga menjadi perhatian. Informasi publik sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami, sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kritik pun dipandang sebagai bentuk kepedulian warga terhadap pembangunan daerah, sehingga perlu disikapi secara terbuka dan konstruktif.
Respons positif dari Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah atas masukan tersebut menunjukkan adanya ruang kolaborasi yang sehat antara kalangan cendekiawan dan pemerintah daerah. Hal ini menjadi sinyal optimistis bagi penguatan tata kelola komunikasi publik yang lebih transparan dan partisipatif.
Gagasan yang disampaikan Ketua ICMI tersebut menjadi pengingat bahwa literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang etika komunikasi, transparansi, serta keberanian berdialog secara setara. Ruang digital semestinya menjadi ruang bersama tempat pemerintah dan masyarakat bertemu, berbagi gagasan, dan merumuskan solusi demi kemajuan Way Kanan.
Catatan Aan Frimadona Roza, Pengurus ICMI Orda Way Kanan
