Rebo Wekasan: Doa untuk Langkah Baru Revitalisasi Sekolah

Rebo Wekasan, atau Rabu terakhir di bulan Safar, menjadi momentum bagi kami untuk berhenti sejenak dari kesibukan, berkumpul, dan memanjatkan doa bersama. Di Musala UPT SMPN 7 Banjit, doa bersama dilaksanakan sebagai bagian dari hajat revitalisasi sekolah. Sederhana, tetapi memiliki makna yang dalam.
Bagi sebagian masyarakat, Rebo Wekasan merupakan waktu untuk memperbanyak doa dan memohon keselamatan serta keberkahan. Momentum ini kami jadikan pengingat bahwa setiap pekerjaan yang baik sebaiknya diawali dengan niat yang baik dan doa. Revitalisasi sekolah bukan hanya tentang memperbaiki gedung dan fasilitas. Lebih dari itu, pembangunan ini adalah ikhtiar untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak. Karena itu, sebelum pembangunan berjalan, kami menitipkan harapan melalui doa.

Proses revitalisasi UPT SMPN 7 Banjit berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Semoga setiap yang terlibat diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah. Rebo Wekasan mengajarkan kita bahwa manusia harus terus berikhtiar, tetapi jangan pernah lupa untuk memohon kepada Allah SWT.

Kami memulai dengan doa. Dari doa, kami melangkah dengan ikhtiar. Dan dari ikhtiar, kami berharap lahir sekolah yang semakin baik untuk masa depan anak-anak. Menutup Safar dengan doa, membuka langkah revitalisasi dengan harapan.

Oleh Aan Frimadona Roza, berkhimat di UPT SMPN 7 Banjit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *