BARADATU, 16 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan terasa hangat di Rumah Baca Yussuf, Dusun Pekalongan, Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Baca Yussuf menggelar berbagai perlombaan yang diikuti hampir 50 anak dari lingkungan sekitar.
Keceriaan semakin terasa dengan hadirnya para ibu yang mendampingi putra-putri mereka. Halaman Rumah Baca Yussuf pun berubah menjadi ruang bermain, belajar, dan berkumpul dalam suasana penuh tawa serta persaudaraan.
Teknis dan rangkaian perlombaan dijelaskan oleh Muhamad Yussuf Khulafa Roza bersama Kak Nur, Kak Esa, Kak Jeni, Kak Hasya, dan Kak Uma. Kegiatan kemudian dibuka oleh Pembina Rumah Baca Yussuf, Kak Aan Frimadona Roza.
Dalam sambutannya, Aan mengajak anak-anak memaknai kemerdekaan bukan hanya melalui perayaan, tetapi juga dengan belajar sungguh-sungguh.
“Kemerdekaan yang telah diraih bangsa kita wajib kita syukuri. Salah satu caranya adalah dengan belajar tekun, memiliki semangat yang tinggi, dan memanfaatkan sarana perpustakaan yang ada di Rumah Baca Yussuf,” ujarnya.
Beragam perlombaan menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Namun, lebih dari sekadar mencari pemenang, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menghadirkan kegembiraan bagi anak-anak serta masyarakat sekitar.
Sabiya, atau yang akrab disapa Biya, salah seorang peserta lomba, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Lomba-lomba yang saya ikuti sangat menarik dan asyik. Kami bergembira dalam suasana kemerdekaan ini. Terima kasih kepada panitia yang sudah menyiapkan berbagai perlombaan menarik dan hadiah,” kata Biya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan sederhana, termasuk dari sebuah rumah baca. Di tempat anak-anak membaca buku, mereka juga belajar arti kebersamaan, sportivitas, keberanian, dan persaudaraan.
Rumah Baca Yussuf mengajak masyarakat, keluarga, sahabat, kerabat, dan seluruh warga sekitar untuk terus mengambil bagian dalam merawat semangat kebangsaan. Sebab, kemerdekaan bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara dalam sebuah perlombaan. Kemerdekaan juga tentang bagaimana masyarakat mampu tertawa bersama, saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dengan gembira.
Dari Rumah Baca Yussuf, pesan kemerdekaan itu sederhana: membaca membuka cakrawala, belajar menumbuhkan harapan, dan kebersamaan menguatkan kehidupan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari merdeka dengan gembira, berkarya dengan cinta, dan menjaga persaudaraan.
