Way Kanan (11/9/2026) — Karya penting berjudul “Kampung Ramsai: Jejak Peradaban di Ujung Selatan Way Tuba” kini telah tersedia dan dapat dibaca masyarakat di Perpustakaan Rumah Baca Yussuf. Buku yang ditulis oleh Kepala Kampung Ramsai, Hendrik Purnama Resma, S.Pt. ini menjadi salah satu koleksi istimewa yang melengkapi khazanah pengetahuan lokal di lembaga tersebut.
Buku ini disusun sebagai upaya mendokumentasikan sejarah, perjalanan pemerintahan, budaya, serta perkembangan Kampung Ramsai — sejak ditetapkan sebagai kampung definitif berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor G/191/BHK/1987 tertanggal 18 September 1987 — sekaligus memperkuat penetapan Hari Jadi Kampung Ramsai.
“Buku ini kami tulis agar sejarah Kampung Ramsai tidak hanya hidup dalam cerita lisan, tetapi juga terdokumentasi dengan baik sehingga dapat dipelajari oleh anak cucu kita. Kampung yang mengenal sejarahnya akan lebih siap membangun masa depannya,” ujar Hendrik.
Apresiasi & Dukungan Pimpinan Daerah
Karya ini semakin istimewa karena memuat kata pengantar dari tokoh-tokoh penting, antara lain: Rahmat Mirzani Djausal (Gubernur Lampung), Ayu Asalasiyah, S.Ked (Bupati Way Kanan), Raden Adipati Surya, SH., MM (Bupati Way Kanan Periode 2016–2021 & 2021–2025), Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si (Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan), Achmad Agung Bramtihalley, SE., MM (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Way Kanan), Johanis, S.E., M.M (Camat Way Tuba), Adi Nurjana Resma, S.IP., MM (Ketua PustakaNET Kampung Ramsai).
Kini, kehadirannya di Rumah Baca Yussuf memudahkan siapa saja untuk mengakses, membaca, dan mempelajari jejak peradaban Kampung Ramsai. Lebih dari sekadar buku, karya ini menjadi penegasan: sejarah yang ditulis adalah warisan yang akan terus hidup.
