Oleh: Aan Frimadona Roza
Pengurus ICMI Orda Way Kanan dan bergiat di Rumah Baca Yussuf Baradatu.
Kepergian almarhum Ali Rahman meninggalkan duka sekaligus menjadi bagian dari perjalanan panjang kepemimpinan Kabupaten Way Kanan. Setelah almarhum berpulang, Wakil Bupati Ayu Asalasiyah melanjutkan amanah sebagai Bupati Way Kanan. Namun, sejak saat itu pula kursi Wakil Bupati kosong dan masyarakat menanti hadirnya sosok yang dapat mendampingi bupati dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Kini, penantian itu memasuki babak baru. DPRD Kabupaten Way Kanan menggelar rapat paripurna dengan agenda pemungutan dan penetapan calon Wakil Bupati Way Kanan, Kamis, 18 September 2026. Rapat dinyatakan kuorum setelah seluruh 40 anggota DPRD hadir dan menggunakan hak pilihnya. Hasil pemungutan suara menetapkan M. Galang Putra Rahman memperoleh 40 suara dari 40 suara yang diberikan, sementara Soni Setiawan memperoleh 0 suara. Selanjutnya, hasil tersebut akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Terpilihnya Galang tentu memiliki makna tersendiri. Ia adalah putra almarhum Ali Rahman, sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan Way Kanan. Namun, jabatan Wakil Bupati bukan semata-mata tentang nama dan latar belakang keluarga. Di balik jabatan itu terdapat amanah besar untuk seluruh masyarakat Way Kanan.
Kini masyarakat tentu menaruh harapan agar kehadiran Galang dapat melengkapi kepemimpinan Bupati Ayu Asalasiyah. Bukan hanya melengkapi struktur pemerintahan, tetapi juga memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan kerja nyata dalam menjalankan visi dan misi pembangunan Kabupaten Way Kanan.
Masyarakat tidak membutuhkan sekadar pasangan kepala daerah yang lengkap secara administratif. Yang jauh lebih penting adalah hadirnya pasangan pemimpin yang mampu bekerja bersama, saling menguatkan, membangun koordinasi dengan DPRD dan seluruh unsur pemerintahan, serta mendengarkan kebutuhan masyarakat hingga ke kampung-kampung.
Way Kanan masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi masyarakat, pertanian, pelayanan publik, lapangan pekerjaan, hingga pengembangan generasi muda membutuhkan perhatian dan kerja bersama. Karena itu, momentum terpilihnya Wakil Bupati baru hendaknya menjadi energi baru bagi pemerintahan daerah untuk bergerak lebih cepat dan lebih dekat dengan masyarakat.
Galang kini memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya bukan hanya sebagai putra Ali Rahman, tetapi sebagai pemimpin yang memiliki tanggung jawab dan pengabdian untuk seluruh masyarakat Way Kanan.
Harapan masyarakat sederhana: semoga Bupati Ayu Asalasiyah dan Wakil Bupati M. Galang Putra Rahman mampu membangun kolaborasi yang harmonis, menjaga amanah, dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.Sebab pada akhirnya, jabatan hanyalah amanah. Yang akan dikenang masyarakat bukan bagaimana seseorang mendapatkan jabatan, melainkan apa yang dilakukan dengan jabatan tersebut untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.
Kini Way Kanan kembali lengkap. Semoga dari kelengkapan itu lahir kekuatan baru, kolaborasi baru, dan langkah pembangunan yang membawa Way Kanan menuju masa depan yang lebih baik.Tabik.
