Jejak Sang Ulama Serba Bisa: Membaca Kembali Sosok HAMKA Resensi|July 12, 2025July 12, 2025by admin Buku ini mengupas perjalanan hidup dan kiprah Haji Abdul Malik Karim Amrullah
Gie dan Surat-Surat Kehidupan: Ketika Idealisme Bertemu Kesepian Kabar Literasi Daerah, Resensi|July 10, 2025July 10, 2025by admin Buku ini merupakan kumpulan surat-surat pribadi yang ditulis oleh Soe Hok Gie,
Buku Pop-Up yang Penuh Makna: Mengintip Isi Dua Rumah Kabar Literasi Daerah, Resensi|July 5, 2025July 5, 2025by admin Buku pop‑up (“pop up book”) yang berjudul Dua Rumah karya Alliozo Abu
“Pahlawan Surga Itu Nyata! Yuk Baca Kisah Mereka” Kabar Literasi Daerah, Resensi|July 3, 2025July 3, 2025by admin Buku cerita anak islami yang berjudul 10 Kisah Pahlawan Surga (juga dikenal
Buku Novel Wiro Sableng: Geger di Pengandaran, Tentang Keberanian dan Membela Kaum Tertindas Kabar Literasi Daerah, Resensi|July 2, 2025July 2, 2025by admin Buku Novel Wiro Sableng: Geger di Pengandaran adalah karya yang menyajikan perpaduan
Buku yang Mengajak Untuk Merenungkan Peran Pendidikan Dalam Membentuk Dunia yang Lebih Adil Kabar Literasi Daerah, Resensi|July 2, 2025July 2, 2025by admin Buku ini merupakan hasil transkrip percakapan panjang antara dua tokoh besar dunia
Buku yang Menciptakan Suasana Belajar yang Aktif, Bermakna, & Menyenangkan Kabar Literasi Daerah, Resensi|July 1, 2025July 1, 2025by admin Buku Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar membahas dua pilar utama dalam dunia
Gelora Gerakan Literasi Sekolah Aksi Nyata Guru yang Terhimpun di PGRI Way Kanan Resensi|June 26, 2025June 26, 2025by admin Sebuah aksi nyata yang dilakukan guru-guru Kabupaten Way Kanan yang terhimpun di
Giat Way Kanan Kabupaten Literasi Membangun Gerakan Literasi Lokal yang Berkelanjutan Kabar Literasi Daerah, Resensi|June 26, 2025June 26, 2025by admin Kumpulan artikel dan opini dari guru-guru serta penggiat pendidikan di Way Kanan. Topiknya
Absurd, Penuh Luka dan Cinta yang Bisu Resensi, Sastra|June 26, 2025June 26, 2025by admin Aku melihat ayah mencium pispot. Bibirnya menempel seperti sedang mencium kekasih.”(Kutipan ini